Cahaya yang tersimpan

Posted: Maret 26, 2012 in Karya puisi Dewil

 

By: Dwi Astuti

Rasa rindu telah dalam

Tak mampu pergi dan melepasnya

Selalu teringat dirimu

Saat kau jauh dan tak tampak

Bunga berguguran dan layu

 

Seperti burung terbang jauh

Takut tak kembali dan datang

Bagai alunan musik

Merdu dan indah didengar

Tapi tak dapat digenggam

Andai bintang bersinar dilangit

Menerangi kegelapan dan sunyinya malam

Selalu memandang cahayamu

Kau tak pernah tahu

Ku selalu memperhatikan kilaumu

 

Saat terang kau tak datang

Jauh menghilang

Jiwa memapah lara

Ku kan pergi saat kau tersenyum

Bersanding bersama pilihanmu

Karena kita berbeda

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s